Penemu Mikroskop Antonie Van Leeuwenhoek

Penemu Mikroskop Antonie Van Leeuwenhoek

Begitu beragam anggapan mengenai penemu mikroskop, dan yang sebenarnya menjadi penemu mikroskop adalah Antonie Van Leeuwenhoek. Mikroskop merupakan suatu alat bantu yang memungkinkan kita untuk dapat mengamati obyek yang berukuran sangat kecil. Alat ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme yang berukuran kecil.
Penemu Mikroskop
Mikrobiologi adalah ilmu pengetahuan tentang perikehidupan makhluk-makhluk kecil yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop (berasal dari bahasa Yunani, micros berarti kecil, bios adalah hidup, logos adalah ilmu, scopium berarti penglihatan). Makhluk-makhluk kecil tersebut disebut dengan mikroorganisme. Antonie Van Leeuwenhoek (1632-1723) adalah orang yang pertama kali mengetahui adanya dunia mikroorganisme tersebut (Dwidjoseputro, 1978).

Bentuk kehidupan dari dunia mikroba yang pertama kali beliau amati adalah bekteri atau kuman. Dari pengamatan tersebut Anthonie Van leeuwenhoek berhasil menemukan suatu bentuk kehidupan yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuk kehidupan tersebut kemudian dinamakan animal cules, yang tidak lain adalah bakteri atau kuman. Leeuwenhoek menggambarkan bentuk kehidupan temuannya, yaitu bulat atau kokus, batang atau basil, dan spiral yang sampai saat ini digunakan sebagai bentuk dasar morfologi bakteri.

Dengan mikroskop ciptaannya ia dapat melihat bentuk makhluk-makhluk kecil yang sebelumnya tidak diduga sama sekali keberadaannya. Mikroskop buatan Leeuwenhoek itu memberikan pembesaran sampai 300 kali. Hasil pengamatan tersebut berasal dari berbagai objek seperti air selokan, air hujan, kotoran gigi, potongan rambut, dan kerokan kuku (Dzen, 2003).

Antara tahun 1674 sampai 1683 ia terus menerus mengadakan hubungan dengan lembaga Royal Society di Inggris. Ia melaporkan hal-hal yang diamatinya dengan mikroskop itu kepada lembaga tersebut. Laporan-laporan itu disertai dengan gambar-gambar mikroorganisme yang beraneka ragam. Di dalam sejarah mikrobiologi, Leeuwenhoek dapat dianggap sebagai penemu mikroskop (Dwidjoseputro, 1978).

Sementara itu, Robert Hooke (1665) seorang ilmuan asal Inggris, juga melakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop terhadap sel tumbuhan dan jaringan hewan (Gabriel, 1996). Selanjutnya pada tahun 1838-1839, Mathias Schleiden dan Theodor Schwann melakukan penelitian terhadap sel makhluk hidup dan disimpulkan bahwa semua makhluk hidup tersusun dari sel-sel (Dzen, 2003).

Pada abad XIX ahli optika menawarkan mikroskop untuk dijual ke segala penjuru kota-kota Eropa (Gabriel, 1996). Pada tahun 1880 telah dibuat mikroskop kompoun (compound microscope), dan pada tahun 1903 diperkenalkan mikroskop medan gelap (dark-field microskope), ultraviolet illumination (1925), electron microscope yang diperkenalkan pada tahun 1940, dan phase contrast microscope pada tahun 1944 (Gabriel, 1996).

Pembagian Mikroskop dan Contoh Mikroskop

Berdasarkan perkembangan fisika dan elektronika, mikroskop dibagi dalam dua kelompok besar, mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi, mikroskop juga mengalami perkembangan yang amat pesat dan saat ini selain mikroskop yang yang mampu memperbesar objek pengamatan sampai ribuan kali, para ahli berhasil menciptakan mikroskop elektron, yang mampu memperbesar objek pengamatan menjadi ratusan ribu kali.

Dengan mikroskop elektron memungkinkan dapat diamatinya bagian-bagian sel, misalnya inti sel, mitokondria, badan golgi, dan sebagainya (Dzen, 2003).

Salah satu contoh jenis Mikroskop yaitu mikroskop cahaya, disebut demikian karena mikroskop ini menggunakan cahaya matahari atau lampu sebagai sumber cahaya. Pada dasarnya mikroskop cahaya bekerja sebagai suatu alat pembesar tingkat dua Suatu lensa objektif melakukan pembesaran awal, dan suatu lensa okuler ditempatkan sedemikian rupa sehingga memperbesar bayangan pertama untuk kedua kalinya. Pembesaran seluruhnya diperoleh dengan mengalikan kekuatan pembesaran lensa objektif dan lensa okuler (Leeson, 1996).

Mikroskop ini disebut juga sebagai compound microscope yang biasa dilakukan untuk pemeriksaan rutin. Mikroskop sinar memiliki bagian-bagian seperti system optic, bagian badan (body), dan penyangga (stand) (Dzen, 2003).

Demikian penjelasan mengenai Penemu Mikroskop, semoga bermanfaat.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter
Science Blogs blog search directory Blog Directory & Search engine top sites Top  blogs DMCA.com Protection Status