Perjanjian Tordesillas Bangsa Portugis dan Spanyol

Perjanjian Tordesillas – Ada beberapa hal yang melatar belakangi terjadinya perjanjian Tordesillas. Dalam sejarah dijelaskan bahwa saat Constatinopel yang merupakan pusat dari kerajaan Romawi Timur atau Bzantium ketangan Kerajaan Muslim Tuki Usmani, pada saat itu orang-orang eropa susah mencari rempah-rempah sehingga mencari alternatif baru yaitu jalur laut. Karena kebanyakan jalur darat menuju timur harus melalui Timur Tengah, Afrika Utara dan Jalan Sutera yang telah berada dalam kekaisaran Islam.
Perjanjian Tordesillas
Perjanjian Tordesillas

Perjanjian Tordesillas

Setelah jatuhnya konstatinovel, akhirnya bangsa eropa salah satunya bangsa Spanyol dan Portugis melakukan penjelajahan samudera untuk mencari rempah-rempah. Diawali oleh Portugis pada tahun 1490-an, namun bangsa Portugis mulai mendapat saingan yaitu Bangsa Spanyol. Dengan melihat adanya persaingan pada tahun 1493 ketika itu bertindak. Campur tangan Pope Alexander VI tersebut karena kedua Kerajaan tersebut merupakan penganut Gereja Katolik yang setia.

Pope Alexander VI pada 3 Mei 1493 M mengeluarkan perintah bahwa menjadikan dunia kepada dua bagian yaitu milik kerajaan Sepanyol dan kerajaan Portugal. Pope Alexander VI mengeluarkan perintah pada 26 September 1493 M yang dimana isinya memberikan kuasa Spanyol untuk memiliki daerah yang ditemui di Timur dan memperluaskan pengaruh mereka. Perintah tersebut menimbulkan rasa tidak puas hati kerajaan Portugal. Maka dari itulah adanya Perjanjian Tordesillas.

Perjanjian Tordesilllas merupakan suatu perjanjian yang ditandatangani di Tordesillas (sekarang di provinsi Valladolid, Spanyol) sekitar tanggal 7 Juni 1494 yang membagi dunia di luar Eropa menjadi duopoli eksklusif antara Spanyol dan Portugal sepanjang suatu meridian 1550 km sebelah barat kepulauan Tanjung Verde (lepas pantai barat Afrika), sekitar 39°53'BB. Wilayah sebelah timur dimiliki oleh Portugis dan sebelah barat oleh Spanyol. Perjanjian ini diratifikasi oleh Spanyol pada 2 Juli dan Portugis pada 5 September 1494. Perjanjian Saragosa atau Zaragoza, yang ditandatangani pada 22 April 1529, secara lebih tepat menentukan spesifikasi anti-meridiannya sekitar 17° timur Maluku (145° BT).

Isi Perjanjian Tordesillas

Adapun inti isi dari perjanjian ini yaitu:
Bangsa Spanyol mendapatkan wilayah sebelah barat dari kepulauan Cape Verde (sebelah barat Afrika), Sedangkan bangsa Portugis mendapatkan wilayah sebelah Timur.
Perjanjian Tordesillas
Teks Isi Perjanjian Tordesillas
Tujuan dibentuknya Perjanjian antara bangsa Portugis dan Spanyol ini yaitu untuk mencegah bentrokan antarkedua negara itu dalam memperebutkan daerah kekuasaan Baru. Dalam perjanjian ini menjelaskan bahwa kerajaan Spanyol memiliki memiliki wewenang berdagang dan berlayar ke arah barat, sedangkan untuk Portugis berlayar ke arah timur. Sehingga sesuai dengan perjanjian tersebut pelaut bangsa Portugis mencari jalan berlayar ke arah timur untuk mencari rempah-rempah, untuk para pedagang Spanyol berlayar kearah barat yaitu daerah Benua Amerika.
Lihat juga: Perjanjian Roem Royen.
Demikian penjelasan singkat dari Perjanjian Tordesillas yang melibatkan bangsa Portugis dengan bangsa Spanyol. Semoga penjelasan yang kami bagikan di atas dapat bermanfaat dan dimanfaatkan bagi kita semua, serta dapat menjadi salah satu referensi yang baik.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter